Sepi
Sudah tiga hari berlalu, terasa sedikit sepi dengan pikiran yang rumit. Pikiran yang selalu berkata "memang tidak akan dicari" "memang tidak perlu berharap" "memang dia tidak ingin" Begitulah pikiran-pikiran itu berulang setiap harinya. Memang sedikit sulit menerima kenyataan. Sulit atau tidaknya diterima tapi ya memang begitu nyatanya, lalu mau dikata bagaimana? Mau berpikir baikpun tak bisa karena ya kenyataan seperti itu. Kalau flashback lagi ke masalalu jika dia ingin pasti dia lakukan. Saat bertengkar tak pernah dicari, sudah tau sedang bertengkar tapi tak pernah ditenangkan tak pernah diberikan penjelasan. Ketika pagi hari bukannya menghubungi saat bertengkar tapi malah mencari daftar nama orang lain di sosial media dan terjadi dipagi hari jam 5 subuh. Bayangkan, bagaimana perasaanku saat itu, sakit nyatanya. Tapi ya mau bagaimana lagi, harus ditelan pahitnya. Kalau dipikir-pikir lagi, sanggup ga ya seumur hidup harus seperti ini? Rasanya ingin disud...